Hasil ini diakuinya sangat berharga. Pasalnya, dalam empat tahun
terakhir berlaga di Indonesia Open, pria berusia 26 tahun itu selalu
gagal untuk keluar menjadi yang terbaik.
Saat menjadi juara, sebuah aksi unik dilakukan Chen Long. Ia tampak mencium lapangan Istora Senayan usai shuttle cock hasil pukulannya menyentuh lapangan Chong Wei.
"Sudah beberapa tahun saya tidak bisa meraih gelar juara di Jakarta
dan tentu saja hari ini saya sangat senang bisa menjadi juara di
Indonesia," ungkap Chen Long saat ditemui usai pertandingan.
"Setiap pertandingan di Kejuaraan Dunia sangat berat. Persaingan di
sini sangat ketat, dan dengan juara bukan saya saja yang senang, tapi
juga tim China," tambah juara dunia dua kali berturut-turut itu.
Selain itu, Chen Long juga mengungkapkan perasaannya selama bermain
di Istora Senayan. Dia menilai sangat sulit keluar dari tekanan para
penonton karena dengan siapapun dia bertanding, pasti lawannya itu yang
mendapat dukungan.
"Mungkin bukan saya saja, tapi setiap pemain China melawan pemain
negara lain pun, suporter Indonesia selalu memberikan dukungan kepada
lawan. Penonton Indonesia sangat fantastis, dan sangat mengerti
bulutangkis. Sangat menarik bagi saya," ungkap dia seraya tertawa.

0 komentar
Posting Komentar